Pengembangan kompetensi melalui sinergi antara dunia peradilan dan perguruan tinggi turut diikuti oleh jajaran Pengadilan Agama (PA) Kota Malang secara daring. Sosialisasi RPL UNISMA yang menjadi bagian dari rangkaian KERTAGAMA kerja sama Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya dan Universitas Islam Malang diikuti melalui Zoom dari Ruang Media Center PA Kota Malang, Kamis, 24 September 2024. Kegiatan tersebut diikuti oleh Panitera Muda Gugatan, Bapak Happy Agung Setiawan, S.H., M.H., Kasubbag Kepegawaian dan Ortala, Ibu Alifah Ratnawati, S.H., M.H., sejumlah pegawai, serta mahasiswa yang sedang melaksanakan magang di PA Kota Malang. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi pegawai sekaligus mahasiswa magang untuk mengikuti secara langsung materi yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan dan kompetensi.

Kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi RPL UNISMA yang disampaikan oleh Bapak Dr. Moh. Amin, SE., MSA.. Materi dan diskusi yang berlangsung juga menyoroti sejumlah tantangan peradilan agama, antara lain adaptasi terhadap transformasi digital peradilan, persaingan kompetensi profesi, serta tuntutan sinkronisasi hukum Islam dengan hukum positif. Bagi PA Kota Malang, keikutsertaan dalam KERTAGAMA menjadi bagian dari upaya mengikuti perkembangan pembinaan talenta peradilan sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran bagi pegawai dan mahasiswa magang yang mengikuti kegiatan dari Media Center.

Kegiatan selanjutnya kuliah umum oleh Bapak Dr. H. Zulkarnain yang memaparkan berbagai kondisi dan kebutuhan sumber daya manusia pada peradilan agama, termasuk kebutuhan hakim, panitera, panitera pengganti, jurusita, jurusita pengganti, serta tenaga kepaniteraan dan kesekretariatan. Materi juga menjelaskan peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi di lingkungan peradilan agama sekaligus persyaratan dan kompetensi yang perlu dipersiapkan seperti penguasaan hukum acara, hukum materiil, administrasi peradilan, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi persidangan. Rangkaian KERTAGAMA sendiri mengangkat isu mengenai peluang dan tantangan alumni dalam penguatan peradilan agama, termasuk kebutuhan sumber daya manusia pada berbagai bidang di lingkungan peradilan. Materi Ketua PTA Surabaya antara lain memaparkan kebutuhan hakim, panitera, panitera pengganti, jurusita dan jurusita pengganti, serta tenaga kepaniteraan dan kesekretariatan. Di sisi lain, materi juga menyoroti tantangan berupa adaptasi terhadap transformasi digital peradilan, persaingan kompetensi profesi, dan tuntutan sinkronisasi hukum Islam dengan hukum positif.

Bagi mahasiswa yang sedang melaksanakan magang, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut memberikan pengalaman tambahan di luar aktivitas praktik yang mereka jalani di lingkungan pengadilan. Mereka dapat menyimak materi dan memperoleh wawasan mengenai hubungan antara pendidikan, pengembangan kompetensi, dan kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan peradilan agama. Sementara bagi pegawai, kegiatan ini menjadi ruang untuk mengikuti informasi dan perspektif baru terkait pengembangan kompetensi melalui jalur pendidikan. Kegiatan secara daring dari Media Center juga memungkinkan seluruh peserta mengikuti agenda secara bersama-sama dalam lingkungan kerja.


