Pengadilan Agama Kota Malang mendapatkan kehormatan besar dengan menerima kunjungan sekaligus pembinaan langsung dari Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia, YM Dr. Yasardin, S.H., M.Hum., bersama Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., pada Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang II Pengadilan Agama Kota Malang tersebut dibuka oleh Ketua Pengadilan Agama Kota Malang, Dr. Hj. Nurul Maulidah, S.Ag., M.H. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jakarta, Ketua Pengadilan Agama Makassar, Ketua Pengadilan Agama Praya, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Malang, serta seluruh aparatur Pengadilan Agama Kota Malang. Kehadiran para pimpinan peradilan agama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas pelayanan dan tata kelola lembaga peradilan.

Dalam arahannya, YM Dr. Yasardin menekankan pentingnya menjaga integritas dan meningkatkan akhlak sebagai fondasi utama dalam menegakkan keadilan. Beliau juga mengingatkan seluruh aparatur agar senantiasa meningkatkan pengetahuan dan kompetensi guna menghadapi perkembangan hukum dan teknologi yang terus berubah. Selain itu, kualitas kepemimpinan menjadi perhatian khusus karena keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh pemimpin yang memiliki visi, keteladanan, dan amanah. Tidak kalah penting, beliau mengajak seluruh unsur dalam satuan kerja untuk membangun sinergi sesuai tugas dan fungsi masing-masing agar tujuan organisasi dapat dicapai secara optimal.


“Integritas, akhlak yang baik, dan kemauan untuk terus belajar merupakan modal utama bagi aparatur peradilan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ketika seluruh unsur bergerak selaras dan saling mendukung, maka kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan akan semakin meningkat,” tegas YM Dr. Yasardin dalam pembinaannya. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh sistem yang baik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Seluruh aparatur mengikuti pembinaan dengan penuh perhatian sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas pelayanan peradilan.

Pada sesi berikutnya, Dirjen Badilag Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. menyampaikan sejumlah evaluasi dan temuan hasil pengawasan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung pada pengawasan-pengawasan yang telah di lakukan di beberapa satker yang perlu menjadi perhatian bersama. Beliau menekankan pentingnya menjaga sikap dan etika pelayanan, khususnya bagi hakim dan petugas PTSP, agar setiap pencari keadilan dilayani dengan ramah, santun, dan penuh empati. Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya pengelolaan PNBP yang tertib dan akuntabel, termasuk kewajiban penyetoran ke kas negara serta pencatatan keluar masuknya uang oleh kasir secara cermat dan transparan. Melalui pembinaan ini, seluruh aparatur Pengadilan Agama Kota Malang diharapkan semakin memperkuat integritas, profesionalisme, dan semangat pelayanan demi terwujudnya peradilan agama yang agung dan terpercaya.



