EKSEKUSI LELANG HAK TANGGUNGAN DENGAN OBYEK YAYASAN PENDIDIKAN TAMAN HARAPAN MALANG

  ... people are viewing this right now

  Bagikan

EKSEKUSI LELANG HAK TANGGUNGAN DENGAN OBYEK YAYASAN PENDIDIKAN TAMAN HARAPAN MALANG

Oleh: Drs.H.Dulloh, S.H. M.H.

 

Pada tanggal 24 September 2014 terjadi perbuatan hukum perjanjian yang berupa Akta Wa’ad Pembiayaan Musyarokah ( line facility ) antara PT Bank Panin Dubai Syari’ah (Kreditur) dengan Yayasan Pendidikan Taman Harapan Malang (Debitur) dihadapan Notaris Nurul Rahadianti SH. Senilai Rp. 10.000.000.000,-  (sepuluh milyard rupiah) selama 66 bulan / lima tahun sejak ditandatangani perjanjian dan berakhir sampai tgl 24 Maret 2020 dg jaminan Sertifikat HGB luas 1.935 m2 An. Yayasan Pendidikan Taman Harapan Malang tgl 24 September 2014 No. 20 bangunan terletak di jalan Majapahit No.1 Kota Malang;

Oleh karena itu terbitlah Akta Pemberian Hak Tanggungan no. 63/2014  dan  terbit Sertifikat Hak Tanggungan No. 4772/2014.

Bahwa pada tanggal 21 Januari 2019 terjadi Perjanjian Pengalihan Hak atas Piutang Akad Pembiayaan Musyarokah tsb. Dihadapan Notaris Sulastiyah Amini SH. MH. Antara PT. Bank Panin Dubai Syari’ah ke BAMBANG ABIANTO. Dengan demikian telah dibalik nama Pemegang Hak Tanggungan atas dasar Pengalihan Hak atas Piutang (cessie) dari An. PT. Bank Panin Dubai Syari’ah kepada BAMBANG ABIANTO, sehingga sertifikat hak tanggungan no. 4772/2014 beralih ke An. Bambang Abianto.

Seiring berjalannya waktu pihak debitur (Yayasan Pendidikan Taman Harapan Malang) tidak menepati janji / menunggak angsuran sebagaimana yang telah diperjanjikan sebagaimana akad berupa Akta Wa’ad Pembiayaan Musyarokah sehingga dengan demikian debitur dinyatakan wanprestasi.

Pada tanggal 30 November 2021 diajukan permohonan Eksekusi Lelang ke Pengadilan Agama Malang yang diajukan oleh BAMBANG ABIANTO (pemohon eksekusi)

Lawan

Yayasan Pendidikan Taman Harapan Malang, Akta Perubahan Anggaran Dasar Yayasan No: 25 tgl 29 Nop 2011 yg dibuat dihadapan Notaris R. BAMBANG SOEGENG SH. (termohon eksekusi)

Adapun Kewajiban yg belum terpenuhi oleh Termohon Eksekusi :

1.Outstanding pokokRp.   11.356.859.384,-
2.Tunggakan marginRp.     7.248.520.686,-
3.Jasa + biaya operasional advokad sbg perjanjian jasa tgl 02-06-2020Rp.     1.861.578.535

 

4.Biaya appraisalRp.          50.000.000,-
JumlahRp.   20.527.363.875,-

Bahwa pada tanggal 7 Desember 2021 terbit Penetapan untuk melaksanakan aanmaning yang pelaksanaan aanmaningnya sebanyak tiga kali dengan dihadiri oleh Pemohon Eksekusi dan Termohon Eksekusi akan tetapi tidak ada kesepakatan;

Bahwa pada tanggal 24 Januari 2022 terbit Penetapan Sita Persamaan terhadap obyek tersebut berupa HGB No. 137 tgl 7 Juni 2001 luas 1.935 m2 An. Yayasan Pendidikan Taman Harapan Malang;

Bahwa pada tanggal 1 Agustus 2022 dibuat Surat Permohonan Lelang ke KPKNL Malang yang pelaksanaan lelangnya pada tanggal 20 September 2022 akan tetapi tidak ada pembeli.

Bahwa pada tanggal 24 Juli 2023 Pemohon Eksekusi memohon agar dilaksanakan lelang ulang, dan pelaksanaan lelang ulang dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2023 yg obyek tersebut terjual dengan harga Rp. 20.501.000.000,- ( dua puluh milyar lima ratus satu juta rupiah ).

 

Terlampir:

  1. Pengumuman Lelang;
  2. Foto obyek Lelang;

 

Category:
Close My Arsip
Close

Close
MENU NAVIGASI
Kategori