Perkuat Kesejahteraan Yudisial, PA Kota Malang Ikuti Diskusi Internasional Bersama FCFCOA dan BPHPI

  ... people are viewing this right now

  Bagikan

MALANG – Pengadilan Agama (PA) Kota Malang berpartisipasi aktif dalam forum diskusi internasional yang mempertemukan pemikiran antara Federal Circuit and Family Court of Australia (FCFCOA) dengan Badan Perhimpunan Hakim Perempuan Indonesia (BPHPI). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting ini berlangsung pada hari Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Ruang Media Center PA Kota Malang. Agenda ini dihadiri langsung oleh Ketua PA Kota Malang, Ibu Dr. Hj. Nurul Maulidah, S.Ag., M.H., didampingi Wakil Ketua Bapak Ibrahim Ahmad Harun, S.Ag., M.H., serta diikuti oleh jajaran Hakim dan tim Kepaniteraan. Pertemuan lintas negara ini menjadi wadah strategis untuk bertukar gagasan mengenai standar kenyamanan kerja bagi para penegak hukum di kancah global.

Whats-App-Image-2026-02-11-at-09-19-58

Diskusi kali ini mengusung tema yang sangat krusial bagi keberlangsungan institusi peradilan, yakni “Judicial Wellbeing and Safe Workplaces” atau Kesejahteraan Yudisial serta Keamanan dan Kenyamanan di Tempat Kerja. Fokus utama pembahasan adalah bagaimana membangun ekosistem kerja yang mendukung kesehatan mental dan keamanan fisik bagi para hakim serta aparatur peradilan dalam menjalankan tugasnya yang berat. Hal ini dinilai penting mengingat beban kerja dan tekanan psikologis dalam menangani perkara keluarga seringkali memengaruhi kualitas hidup para praktisi hukum. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta standar baru yang mampu menjamin kenyamanan aparatur sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga secara optimal.

Whats-App-Image-2026-02-11-at-09-19-56

Dalam sesi pemaparan, para narasumber dari FCFCOA berbagi pengalaman mengenai penerapan kebijakan kesejahteraan yudisial di Australia yang telah terintegrasi dengan sistem manajemen pengadilan. Peserta dari PA Kota Malang mendapatkan wawasan berharga mengenai cara mengelola stres kerja, pentingnya dukungan rekan sejawat (peer support), serta penciptaan ruang kerja yang inklusif dan aman dari segala bentuk intimidasi. Diskusi interaktif ini memungkinkan para Hakim perempuan yang tergabung dalam BPHPI untuk menyampaikan aspirasi dan tantangan spesifik yang dihadapi di lingkungan peradilan Indonesia. Pemahaman mendalam ini menjadi landasan bagi Mahkamah Agung RI untuk terus mengembangkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan pegawainya.

Partisipasi PA Kota Malang dalam forum ini menegaskan komitmen satuan kerja untuk tidak hanya fokus pada pencapaian target perkara, tetapi juga pada aspek kemanusiaan di lingkungan internal. Pimpinan PA Kota Malang menyadari bahwa kualitas putusan yang adil sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis dan kenyamanan para hakim saat bersidang. Hasil dari diskusi internasional ini akan dijadikan bahan evaluasi internal dalam meningkatkan budaya kerja yang sehat dan suportif di kantor PA Kota Malang. Dengan aparatur yang sejahtera dan lingkungan kerja yang aman, PA Kota Malang optimis dapat terus memberikan pelayanan hukum yang berintegritas dan melampaui ekspektasi masyarakat.

Category:
Close My Arsip
Close

Close
MENU NAVIGASI
Kategori