Webinar Penguatan Unit Pengendalian Gratifikasi dan Upaya Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Aparatur Pengadilan Agama Malang mengikuti acara Webinar Penguatan Unit Pengendalian Gratifikasi dan Upaya Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi secara Online pada Senin, 04 Maret 2024 pukul 09.00 WIB di ruang media center. Kegiatan ini berdasarkan surat pemanggilan peserta yaitu Surat Plt. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama MA RI Nomor: 397/DJA/DL1.10/II/2024, tanggal 19 Februari 2024. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ditjen Badilag Mahkamah Agung RI yang dapat disaksikan melalui aplikasi Zoom maupun kanal Youtube.

Acara secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Badilag yang diwakili oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Bapak Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag.. Dalam sambutannya, Dr. Candra Boy Seroza menyampaikan bahwa tema webinar kali ini sangat penting karena termasuk dalam program prioritas Ditjen Badilag. Beliau menyoroti empat Program Gratifikasi, yaitu:
1. No Bribery: Larangan suap menyuap dan pemerasan.
2. No Kickback: Tidak boleh ada komisi atau tanda terima kasih dalam bentuk apapun.
3. No Gift: Pembatasan terhadap hadiah atau gratifikasi yang melanggar peraturan dan ketentuan yang berlaku.
4. No Luxurious Hospitality: Pembatasan penyambutan dan jamuan yang berlebihan.

Webinar kali ini mengusung tema “Penguatan Unit Pengendalian Gratifikasi dan Upaya Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi”. Narasumber yang dihadrikan kali ini yaitu Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Ibu Anna Devi. Narasumber menyampaikan materinya dengan judul “Pemberantasan Korupsi Melalui Pencegahan dan Pemberantasan yang Efektif.” Dalam presentasinya, Anna Devi memberikan wawasan dan strategi dalam memperkuat pencegahan serta upaya efektif dalam memerangi korupsi. Selain itu, Ibu Anna Devi memaparkan konsep 5 Pagar Pengaman Gratifikasi. Konsep 5 pagar tersebut terdiri dari:
1. Values
2. Kualitas Pengendalian Intern
3. Peran Internal Auditor
4. Peran External Auditor
5. Community Oversight/Outersight.

Ada satu kutipan yang menarik dari webinar kali ini “Uang halal saja tidak menjamin dapat menjadikan anak keturunan kita baik, apalagi uang haram”. Webinar kemudian diakhiri dengan tanya jawab peserta dan narasumber. Semoga dengan adanya webinar ini, seluruh aparatur peradilan menyadari dampak positif dari perilaku yang bersih dan integritas dalam mencegah korupsi serta memberikan kontribusi positif dalam menjaga integritas dan keadilan di sistem peradilan Indonesia.

Dua Aparatur PA Malang Ikuti e-Test Calon Panitera Pengganti Tahun 2024
Hakim PA Malang Menghadiri Seminar Nasional Ikatan Hakim Indonesia Daerah Jawa Timur 2024
Close My Arsip
Close

Close
MENU NAVIGASI
Kategori