MALANG – Pengadilan Agama (PA) Kota Malang menjadi salah satu titik lokasi pelaksanaan ujian seleksi calon Hakim Tinggi yang merupakan agenda penting dalam pengembangan karir tenaga teknis peradilan. Kegiatan seleksi ini dilaksanakan pada hari Rabu, 18 Februari 2026, bertempat di ruang ujian yang telah disiapkan secara khusus agar standar sterilisasi tetap terjaga. Ujian dimulai tepat pada pukul 07.30 WIB dengan pengawasan ketat untuk memastikan integritas serta transparansi selama proses seleksi berlangsung. Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian uji kepatutan dan kelayakan guna menyaring hakim-hakim berkualitas yang akan dipromosikan ke tingkat banding di lingkungan Peradilan Agama.

Seleksi bergengsi ini diikuti oleh tiga orang hakim senior yang memiliki rekam jejak profesionalisme mumpuni di bidang hukum yudisial. Peserta yang mengikuti ujian di lokasi PA Kota Malang terdiri dari YM Dra. Nur Ita Aini, S.H., M.HES. dan YM Dra. Sriyani, M.H. yang berasal dari internal PA Kota Malang. Selain itu, terdapat satu peserta yang berasal dari Pengadilan Agama Blitar, yakni YM Dr. Edi Marsis, S.H., M.H., yang turut bergabung melaksanakan ujian di lokasi yang sama. Kehadiran para peserta yang merupakan hakim-hakim berpengalaman ini menunjukkan tingginya kompetensi sumber daya manusia yang sedang dipersiapkan untuk menduduki jabatan strategis di lembaga peradilan.

Tujuan utama dari penyelenggaraan ujian ini adalah untuk menguji kemampuan teknis yudisial, integritas, serta kematangan visi kepemimpinan para calon Hakim Tinggi. Melalui materi ujian yang komprehensif, Mahkamah Agung RI melalui Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama berupaya menjamin bahwa setiap hakim yang naik ke jenjang banding memiliki kecakapan hukum yang melampaui standar. Pelaksanaan ujian yang tersebar di berbagai satuan kerja merupakan upaya efisiensi akses tanpa mengurangi esensi ketatnya proses seleksi tersebut. Hal ini juga menjadi tolok ukur kesiapan sarana prasarana teknologi informasi yang dimiliki kantor dalam mendukung program-program pusat yang dilaksanakan secara terintegrasi.
Pimpinan PA Kota Malang memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran teknis pelaksanaan ujian ini demi terciptanya suasana yang kondusif bagi para peserta. Harapan besar disematkan agar seluruh peserta dapat memberikan performa terbaiknya dan meraih hasil maksimal dalam seleksi kali ini. Keberhasilan mereka nantinya dipandang bukan hanya sebagai pencapaian individu, melainkan juga prestasi kolektif bagi institusi dalam mencetak kader pimpinan peradilan yang unggul di masa depan. Kegiatan ujian ini berakhir dengan tertib dan menjadi langkah awal yang penting bagi pengembangan karir para hakim di jenjang yang lebih tinggi.


