Keungan Perkara

Written by | Published in: Transparansi Peradilan |

 

LAPORAN KEUANGAN PERKARA BULAN JANUARI 2012

 

No.

URAIAN

JUMLAH PENERIMAAN

JUMLAH PENGELUARAN

1

Sisa Awal Bulan

333.712.400

-

2

Penerimaan Bulan Ini

126.558.000

-

3

Biaya Panggilan

-

60.450.000

4

Pemeriksaan Setempat

-

-

5

Biaya Pemberitahuan

-

10.800.000

6

Pengiriman Biaya Perkara

-

153.000

7

Materai

-

1.128.000

8

Pengembalian Sisa Panjar

-

22.650.000

9

Penerimaan Negara Bukan Pajak

-

8.130.000

10

Alat Tulis Kantor

-

5.950.000

       
 

SALDO

 

351.009.400

 

Jumlah

460.270.400

460.270.400

 

 

 

LAPORAN KEUANGAN PERKARA BULAN PEBRUARI 2012

 

No.

URAIAN

JUMLAH PENERIMAAN

JUMLAH PENGELUARAN

1

Sisa Awal Bulan

351.009.400

-

2

Penerimaan Bulan Ini

110.814.000

-

3

Biaya Panggilan

-

53.700.000

4

Pemeriksaan Setempat

-

-

5

Biaya Pemberitahuan

-

11.475.000

6

Pengiriman Biaya Perkara

-

459.000

7

Materai

-

1.284.000

8

Pengembalian Sisa Panjar

-

25.503.000

9

Penerimaan Negara Bukan Pajak

-

7.030.000

10

Alat Tulis Kantor

-

4.875.000

       
 

SALDO

 

357.497.400

 

Jumlah

461.823.400

461.823.400

 

 

 

LAPORAN KEUANGAN PERKARA BULAN MARET 2012

 

No.

URAIAN

JUMLAH PENERIMAAN

JUMLAH PENGELUARAN

1

Sisa Awal Bulan

357.497.400

-

2

Penerimaan Bulan Ini

100.863.000

-

3

Biaya Panggilan

-

60.975.000

4

Pemeriksaan Setempat

-

675.000

5

Biaya Pemberitahuan

-

12.825.000

6

Pengiriman Biaya Perkara

-

765.000

7

Materai

-

1.248.000

8

Pengembalian Sisa Panjar

-

21.967.000

9

Penerimaan Negara Bukan Pajak

-

6.380.000

10

Alat Tulis Kantor

-

4.450.000

       
 

SALDO

 

349.075.400

 

Jumlah

458.360.400

458.360.400

 

 

 

LAPORAN KEUANGAN PERKARA BULAN APRIL 2012

 

No.

URAIAN

JUMLAH PENERIMAAN

JUMLAH PENGELUARAN

1

Sisa Awal Bulan

349.075.400

-

2

Penerimaan Bulan Ini

112.212.000

-

3

Biaya Panggilan

-

58.785.000

4

Pemeriksaan Setempat

-

0

5

Biaya Pemberitahuan

-

10.650.000

6

Pengiriman Biaya Perkara

-

153.000

7

Materai

-

1.128.000

8

Pengembalian Sisa Panjar

-

19.914.000

9

Penerimaan Negara Bukan Pajak

-

7.230.000

10

Alat Tulis Kantor

-

5.375.000

       
 

SALDO

 

358.052.400

 

Jumlah

461.287.400

461.287.400

 

 

 

LAPORAN KEUANGAN PERKARA BULAN MEI 2012

 

No.

URAIAN

JUMLAH PENERIMAAN

JUMLAH PENGELUARAN

1

Sisa Awal Bulan

358.052.400

-

2

Penerimaan Bulan Ini

121.918.000

-

3

Biaya Panggilan

-

66.440.000

4

Pemeriksaan Setempat

-

750.000

5

Biaya Pemberitahuan

-

11.800.000  

6

Pengiriman Biaya Perkara

-

153.000

7

Materai

-

1.344.000

8

Pengembalian Sisa Panjar

-

27.591.000

9

Penerimaan Negara Bukan Pajak

-

8.160.000

10

Alat Tulis Kantor

-

5.725.000

11

Biaya Sita

-

1.500.000

 

SALDO

 

356.507.400

 

Jumlah

479.970.000

479.970.000

 

 

 

LAPORAN KEUANGAN PERKARA BULAN JUNI 2012

 

No.

URAIAN

JUMLAH PENERIMAAN

JUMLAH PENGELUARAN

1

Sisa Awal Bulan

356.507.400

-

2

Penerimaan Bulan Ini

104.053.000

-

3

Biaya Panggilan

-

57.150.000

4

Pemeriksaan Setempat

-

-

5

Biaya Pemberitahuan

-

10.275.000

6

Pengiriman Biaya Perkara

-

459.000

7

Materai

-

1.092.000

8

Pengembalian Sisa Panjar

-

19.731.000

9

Penerimaan Negara Bukan Pajak

-

6.600.000

10

Alat Tulis Kantor

-

4.675.000

11

Biaya Sita

-

 
 

SALDO

 

360.578.400

 

Jumlah

460.560.400

460.560.400

 

 

 

LAPORAN KEUANGAN PERKARA BULAN JULI 2012

 

No.

URAIAN

JUMLAH PENERIMAAN

JUMLAH PENGELUARAN

1

Sisa Awal Bulan

360.578.400

-

2

Penerimaan Bulan Ini

110.711.000

-

3

Biaya Panggilan

-

64.350.000

4

Pemeriksaan Setempat

-

875.000

5

Biaya Pemberitahuan

-

13.053.000

6

Pengiriman Biaya Perkara

-

306.000

7

Materai

-

1.326.000

8

Pengembalian Sisa Panjar

-

18.222.000

9

Penerimaan Negara Bukan Pajak

-

7.040.000

10

Alat Tulis Kantor

-

4.850.000

11

Biaya Sita

-

 
 

SALDO

 

361.267.400

 

Jumlah

471.289.400

471.289.400

 

 

 

LAPORAN KEUANGAN PERKARA BULAN AGUSTUS 2012

 

No.

URAIAN

JUMLAH PENERIMAAN

JUMLAH PENGELUARAN

1

Sisa awal bulan

361.267.400

-

2

Penerimaan Bulan Ini

53.664.000

-

3

Biaya Panggilan

-

41.753.000

4

Pemeriksaan Setempat

-

-

5

Biaya Pemberitahuan

-

-

6

Pengiriman Biaya Perkara

-

153.000

7

Materai

-

738.000

8

Pengembalian Sisa Panjar

-

17. 225.000

9

Penerimaan Negara Bukan Pajak

-

3.685.000

10

Alat Tulis Kantor

-

2.575.000

11

Biaya Sita

-

-

 

SALDO

 

341.254.400

 

Jumlah

414.931.400

414.931.400

 

Akta Cerai

Written by | Published in: Transparansi Peradilan |

AKTA CERAI PA MALANG KOTA

Penyebab Perceraian

Written by | Published in: Transparansi Peradilan |

LAPORAN TENTANG FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERCERAIAN 
TAHUN 2009

 

No.

Bulan

Faktor Penyebab Terjadinya Perceraian

 

Moral

Meninggalkan Kewajiban

Kawin di bawah umur

Menyakiti Jasmani

Dihukum

Cacat Biologis

Politis

Gangguan Pihak Ketiga

Tidak Ada Keharmonisan

Jumlah

Keterangan

 

Poligami tidak sehat

Krisi Akhlak

Cemburu

Kawin Paksa

Ekonomi

Tidak Ada Tanggung Jawab

Kekejaman Jasmani

Kekejaman Mental

 

1

Januari

0

0

0

0

34

29

0

0

0

0

1

0

25

37

131

-

 

2

Pebruari

0

0

0

0

30

33

0

0

0

0

0

0

12

22

97

-

 

3

Maret

0

6

1

2

50

11

0

2

0

0

0

0

22

51

144

-

 

4

April

0

5

1

0

34

11

0

0

0

0

0

0

13

56

120

-

 

5

Mei

0

6

3

0

32

11

0

0

0

0

0

0

13

37

100

-

 

6

Juni

0

13

0

0

47

21

0

0

0

0

0

0

27

43

154

-

 

7

Juli

0

5

0

0

41

10

0

0

0

0

0

0

30

47

133

-

 

8

Agustus

0

6

0

4

35

8

0

0

0

0

0

0

14

39

106

-

 

9

September

0

13

0

1

23

17

0

0

0

0

1

0

18

36

109

-

 

10

Oktober

0

6

0

6

32

10

0

0

0

0

0

0

23

50

127

-

 

11

Nopember

0

8

0

0

20

11

0

1

0

0

0

0

19

47

106

-

 

12

Desember

0

3

0

2

23

13

0

0

0

0

1

0

17

67

126

-

 

 

Jumlah

0

71

10

15

401

185

0

3

0

0

3

0

233

532

1453

-

 

 

 

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERCERAIAN

PENGADILAN AGAMA MALANG

TAHUN 2010

 

No.

Bulan

Faktor-faktor Penyebab Perceraian

Moral

Meninggalkan kewajiban

Kawin dibawah umur

Penganiayaan

Dihukum

Cacat Biologis

Terus menerus berselisih

Poligami tdk sehat

Krisis akhlaq

Cemburu

Kawin Paksa

Ekonomi

Tidak tanggung jawab

Politis

Gangguan pihak ketiga

Tdk. ada keharmonisan

1

Januari

0

5

0

1

29

8

0

0

0

0

0

12

65

2

Pebruari

0

6

0

1

26

11

0

0

0

0

0

7

72

3

Maret

0

8

0

0

27

16

1

0

0

0

0

11

72

4

April

0

8

0

0

22

15

0

0

0

1

0

14

58

5

Mei

0

5

0

1

32

10

0

0

0

0

0

12

49

6

Juni

0

8

0

0

33

32

0

0

0

1

0

12

67

7

Juli

0

6

0

0

32

23

0

1

0

1

0

8

51

8

Agustus

0

4

0

0

55

25

0

4

0

2

0

22

63

9

September

0

5

0

2

18

13

0

1

0

0

0

13

39

10

Oktober

0

2

0

0

25

34

0

0

0

0

0

11

47

 

Jumlah

0

57

0

5

299

187

1

5

0

5

0

122

583

 

 

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERCERAIAN

PENGADILAN AGAMA MALANG

TAHUN 2011

 

No.

Bulan

Faktor-faktor Penyebab Perceraian

Moral

Meninggalkan kewajiban

Kawin dibawah umur

Penganiayaan

Dihukum

Cacat Biologis

Terus menerus berselisih

Poligami tdk sehat

Krisis akhlaq

Cemburu

Kawin Paksa

Ekonomi

Tidak tanggung jawab

Politis

Gangguan pihak ketiga

Tdk. ada keharmonisan

1

Januari

0

10

0

0

24

20

0

0

0

0

0

9

67

2

Pebruari

0

3

0

0

32

11

0

0

0

0

0

6

95

3

Maret

0

6

0

0

36

30

0

0

0

0

0

8

88

4

April

0

2

0

0

31

35

0

0

0

0

0

6

79

5

Mei

0

8

0

0

39

19

0

0

0

0

0

6

80

6

Juni

0

5

0

0

28

38

0

0

0

0

0

6

66

7

Juli

0

4

0

0

43

19

0

0

0

0

0

4

73

8

Agustus

0

6

0

0

52

20

0

0

0

0

0

2

62

9

September

0

5

2

0

23

47

0

1

0

0

0

1

60

10

Oktober

0

5

0

0

26

32

0

0

0

0

0

6

78

11

November

0

4

0

0

46

42

0

0

0

0

0

6

95

12

Desember

0

1

9

7

21

16

0

0

2

17

0

1

25

 

Jumlah

0

59

11

7

401

329

0

1

2

17

0

61

868

 

 

 

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERCERAIAN

PENGADILAN AGAMA MALANG

TAHUN 2012

 

No.

Bulan

Faktor-faktor Penyebab Perceraian

Moral

Meninggalkan kewajiban

Kawin dibawah umur

Penganiayaan

Dihukum

Cacat Biologis

Terus menerus berselisih

Poligami tdk sehat

Krisis akhlaq

Cemburu

Kawin Paksa

Ekonomi

Tidak tanggung jawab

Politis

Gangguan pihak ketiga

Tdk. ada keharmonisan

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

1

Januari

0

0

0

0

60

17

0

0

0

0

0

2

84

2

Pebruari

0

0

0

1

61

20

0

0

0

0

0

3

54

3

Maret

0

0

0

0

90

47

0

0

0

0

0

0

61

4

April

0

0

0

0

37

34

0

0

0

0

0

1

87

5

Mei

0

0

0

0

21

28

0

0

1

0

0

1

105

6

Juni

0

0

0

0

48

49

0

0

0

0

0

1

70

7

Juli

0

0

0

0

29

31

0

0

2

0

0

3

66

8

Agustus

0

0

0

0

40

42

0

0

0

0

0

2

39

9

September

                         

10

Oktober

                         

11

November

                         

12

Desember

                         
 

Jumlah

                         

 

 

 

 

Putusan Kasasi

Written by | Published in: Transparansi Peradilan |

PUTUSAN KASASI PA MALANG KOTA

 

Putusan Banding

Written by | Published in: Transparansi Peradilan |

PUTUSAN BANDING PA MALANG KOTA

 

Pedoman Pengawasan

Written by | Published in: Pengawasan |

PENDAHULUAN

Monitoring/pengawasan perspektif manajemen secara umum merupakan salah satu fungsi organik manajemen. Secara etis filosofis --- monitoring/pengawasan bukanlah mencurigai atau memata-matai, melainkan mengendalikan, memadukan, mengitegrasikan suatu penyelenggaraan administrasi. Secara normatif, monitoring bertujuan menjaga agar suatu usaha/pekerjaan selalu dikerjakan dengan aturan (rechmatig) dan sesuai dengan peruntukannya (doelmatig).

Perpektif terminologi internal Mahkamah Agung RI sendiri, bahwa pengawasan merupakan salah satu fungsi pokok manajemen untuk menjaga dan mengendalikan agar tugas-tugas yang harus dilaksanakan dapat berjalan sebagaimana mestinya, sesuai dengan rencana dan aturan yang berlaku. Demikian pula halnya dengan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dalam melaksanakan pengawasan diarahkan pada upaya menjaga agar pelaksanaan tugas lembaga peradilan sesuai dengan rencana dan ketentuan peraturan yang berlaku, mengendalikan agar administrasi peradilan dikelola secara tertib, teratur serta menjamin terwujudnya pelayanan publik yang baik bagi masyarakat pencari keadilan.


DEFINISI

Pengawasan Internal adalah pengawasan dari dalam lingkungan peradilan sendiri yang mencakup 2 (dua) jenis pengawasan yaitu: Pengawasan Melekat dan Rutin/Reguler;

Pengawasan Melekat adalah serangkaian kegiatan yang bersifat sebagai pengendalian yang terus menerus, dilakukan oleh atasan langsung terhadap bawahannya secara preventif dan represif, agar pelaksanaan tugas bawahan tersebut berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan rencana kegiatan dan peraturan perundang-­undangan yang berlaku;

Pengawasan Rutin/Reguler adalah pengawasan yang dilaksanakan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya secara rutin terhadap penyelenggaraan peradilan sesuai dengan kewenangan masing-masing;

Pengawasan Keuangan adalah pemeriksaan terhadap penyelenggaraan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta dana/bantuan pihak ketiga yang sedang berjalan (Current Audit), dan atau yang telah direalisasikan beserta neraca (Post Audit) yang meliputi Audit Ketaatan (terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku), Audit Keuangan (dengan menggunakan standar akuntansi yang berlaku), dan Audit Operasional (apakah pengelolaan APBN telah dilakukan secara ekonomis, efisien, dan efektif);

Penanganan Pengaduan adalah rangkaian proses penanganan atas pengaduan yang ditujukan terhadap instansi, atau pelayanan publik, atau tingkah laku aparat peradilan dengan cara melakukan monitoring, dan atau observasi, dan atau konfirmasi, dan atau klarifikasi, dan atau investigasi (pemeriksaan) untuk mengungkapkan benar tidaknya hal yang diadukan tersebut;

Manajemen Pengadilan adalah rangkaian kebijakan untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengendalian/ pengawasan dan penilaian serta evaluasi atas kegiatan yang dilakukan;

Administrasi Persidangan adalah seluruh kegiatan yang harus dilakukan untuk pelaksanaan persidangan, meliputi sistem pembagian perkara, penentuan majelis hakim, penentuan hari sidang, pemanggilan, pembuatan berita acara persidangan, dan tertib persidangan;

Administrasi Perkara adalah seluruh kegiatan yang dilakukan oleh aparat pengadilan yang diberi tugas untuk mengelola penanganan perkara yang meliputi prosedur penerimaan perkara, keuangan perkara, pemberkasan perkara, penyelesaian perkara, dan pembuatan laporan perkara sesuai dengan pola yang sudah ditetapkan;

Administrasi Umum adalah seluruh kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dibidang kepegawaian, keuangan, inventaris, perpustakaan, tertib, persuratan, tertib perkantoran, dan lain-lain;

Kinerja Pelayanan Publik adalah suatu tingkat pencapaian atas pelaksanaan tugas pelayanan publik dibidang hukum dan keadilan yang mendukung terwujudnya visi dan misi lembaga peradilan;

Tindak Lanjut adalah tindakan, atau kebijakan yang diambil sebagai pelaksanaan dan rekomendasi hasil pengawasan.

 

MAKSUD, FUNGSI DAN TUJUAN PENGAWASAN

Maksud Pengawasan

  1. Memperoleh informasi apakah penyelenggaraan tehnis peradilan, pengelolaan administrasi peradilan, dan pelaksanaan tugas umum peradilan telah dilaksanakan sesuai dengan rencana dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  2. Memperoleh umpan balik bagi kebijaksanaan, perencanaan dan pelaksanaan tugas-tugas peradilan.
  3. Mencegah terjadinya penyimpangan, mal-administrasi, dan ketidakefisienan penyelenggaraan peradilan.
  4. Menilai kinerja.

Tujuan Pengawasan
Pengawasan dilaksanakan untuk dapat mengetahui kenyataan yang ada sebagai masukan dan bahan pertimbangan bagi pimpinan Pengadilan Agama Bantul untuk menentukan kebijakan dan tindakan yang diperlukan menyangkut pelaksanaan tugas pengadilan, tingkah laku aparat pengadilan, dan kinerja pelayanan publik pada Pengadilan Agama Bantul.

Fungsi Pengawasan

  1. Menjaga agar pelaksanaan tugas lembaga peradilan sesuai dengan rencana dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  2. Mengendalikan agar administrasi peradilan dikelola secara tertib sebagaimana mestinya, dan aparat peradilan melaksanakan tugasnya dengan sebaik-­baiknya.
  3. Menjamin terwujudnya pelayanan publik yang baik bagi para pencari keadilan yang meliputi: kualitas putusan, waktu penyelesaian perkara yang cepat, dan biaya berperkara yang murah.


BENTUK DAN METODE PENGAWASAN

Pengawasan rutin/reguler pada Pengadilan Tinggi Agama Bandung dilaksanakan dalam bentuk pengawasan langsung, yaitu dengan cara melakukan pemeriksaan terhadap para pejabat terkait (penanggung jawap kegiatan) baik dibidang keperkaraan maupun kesekretariatan dengan metode interview dan pemeriksaan dokumen, yang meliputi tindakan sebagai berikut : * Memeriksa program kerja;
* Menilai dan megevaluasi hasil kerja;
* Memberikan saran-saran untuk perbaikan ;
* Melaporkan kepada Pimpinan PTA Bandung

 

PELAKSANAAN PENGAWASAN

Pengawasan Rutin/Reguler dilaksanakan dengan mela­kukan pemeriksaan terhadap objek-objek pemeriksaan yang meliputi:

a. Manajemen Peradilan:
- Program kerja
- Pelaksanaan/pencapaian target.
- Pengawasan dan pembinaan.
- Kendala dan hambatan.
- Faktor-faktor yang mendukung.
- Evaluasi kegiatan.

b. Administrasi Perkara:
- Prosedur penerimaan perkara.
- Prosedur penerimaan permohonan banding.
- Prosedur penerimaan permohonan kasasi.
- Prosedur penerimaan permohonan peninjauan kembali.
- Prosedur penerimaan permohonan grasi/remisi untuk perkara pidana.
- Keuangan perkara.
- Pemberkasan perkara dan kearsipan.
- Pelaporan.

c. Administrasi persidangan dan pelaksanaan putusan:
- Sistem pembagian perkara dan penentuan majelis hakim.
- Ketepatan waktu pemeriksaan dan penyelesaian perkara.
- Minutasi perkara.
- Pelaksanaan putusan (eksekusi).

d. Administrasi Umum:
- Kepegawaian.
- Keuangan.
- Inventaris.
- Perpustakaan, tertib persuratan dan perkantoran.

e. Kinerja pelayanan publik:
- Pengelolaan manajemen.
- Mekanisme pengawasan.
- Kepemimpinan.
- Pembinaan dan pengembangan sumber daya manusla.
- Pemeliharaan/perawatan inventaris.
- Tingkat ketertiban, kedisiplinan, ketaatan, kebersihan dan kerapihan.
- Kecepatan dan ketepatan penanganan perkara.
- Tingkat pengaduan masyarakat.

Pengawasan rutin/reguler dilakukan dalam bentuk pemeriksaan, yaitu dengan mekanisme pengamatan yang dilakukan dari dekat, dengan cara mengadakan perbandingan antara sesuatu yang telah atau akan dilaksanakan, dengan sesuatu yang seharusnya dilaksanakan menurut ketentuan peraturan yang berlaku.

 

PELAPORAN, REKOMENDASI DAN TINDAK LANJUT

Seluruh hasil dan temuan dan pemeriksaan dan pengawasan yang telah dilakukan oleh para Hakim Pengawas Bidang baik dengan pelaksanaan tugas pokok di lingkungan kepaniteraan maupun kesektariatan serta evaluasi atas penyelenggaraan managemen peradilan, kinerja lembaga peradilan dan kualitas pelayanan publik, dituangkan dalam bentuk laporan tertulis atau berita acara pemeriksaan dengan susunan dan format yang sistematis, untuk selanjutnya dilaporkan kepada Ketua Pengadilan.

Terhadap temuan-temuan atau hasil pengawasan yang memerlukan tindak lanjut para Hakim pengawas merekomendasikan kepada Ketua Pengadilan atau para pejabat yang berkopenten untuk segera menindak lanjuti hasil temuan tersebut, sehingga pada tahun-tahun berikutnya dapat disusun program kerja secara cermat dan tepat serta kendala-kendala yang ada dapat segera diantisipasi dan diselesaikan, sehingga tidak muncul lagi pada pelaksanaan tugas tahun anggaran berikutnya.

Laporan Akses Informasi

Written by | Published in: Pengawasan |

Laporan Tahunan Pelayanan Informasi
Pengadilan Agama Malang Tahun 2012

 

Jenis Informasi

Jumlah Permohonan

Waktu Rata-rata Pelayanan

Jumlah permohonan yang Dikabulkan

Jumlah Permohonan yang Ditolak

Alasan Permohonan yang Ditolak

Sepenuhnya

Sebagian

Rahasia

Belum Dikuasai/Selesai

Lainnya

Perkara dan Putusan

-

-

-

-

-

-

-

-

Kepegawaian

-

-

-

-

-

-

-

-

Pengawasan dan Pendisiplinan

-

-

-

-

-

-

-

-

Anggaran dan Aset

-

-

-

-

-

-

-

-

Lainnya

-

-

-

-

-

-

-

-

Total

-

-

-

-

-

-

-

-

 

Ketua Pengadilan Agama Malang

ttd

DR. H. Imron Rosyadi, MH

Sampai dengan bulan Juli 2012, Hukuman kepada Pegawai PA Malang adalah NIHIL

Page 1 of 3

Kontak Kami

PENGADILAN AGAMA MALANG

KELAS 1A

Jl. Raden Panji Suroso No. 1 Malang, Telp. (0341) 491812